Menu

Mode Gelap
 

Opini · 9 Jun 2022 07:26 WIB ·

Tri Wulandari : Pentingnya Kesehatan Mental dalam Kehidupan Manusia


 Tri Wulandari : Pentingnya Kesehatan Mental dalam Kehidupan Manusia Perbesar

HarianMakassar.com, Makassar – “World Health Organization” (WHO) merumuskan makna sehat dalam cakupan yang sangat luas, yaitu “keadaan yang sempurna baik fisik, mental maupun sosial, tidak hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan/cacat”. Dari definisi sehat tersebut, sehat tak hanya diukur dari kesehatan fisik namun kesehatan mental juga. Kesehatan mental adalah kondisi sejahtera seseorang, ketika seseorang menyadari kemampuan dirinya, mampu untuk mengelola stres yang dimiliki serta beradaptasi dengan baik, dapat bekerja secara produktif, dan berkontribusi untuk lingkungannya.
Bebrapa jenis gangguan mental antara lain depresi, kecemasan berlebihan, gangguan bipolar, gangguan stres pasca trauma (PTSD), gangguan obsesif kompulsif (OCD), dan psikosis. Gangguan mental ini rentan dialami oleh perempuan. Data riset kesehatan nasional Indonesia (RISKESDAS) 2013: Sekitar 3,7% (9 juta) orang menderita depresi, dari populasi 250 juta orang. Sekitar 6% (14 juta) orang berusia 15 tahuan ke atas menderita gangguan mood (suasana hati) seperti depresi dan kecemasan.Sekitar 1,7 per 1000 orang menderita gangguan psikologis kronis, seperti skizofrenia.
Banyaknya tuntutan dalam kehidupan seringkali membuat seseorang merasa stres yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan mental. Aktivitas yang dilakukan setiap hari, semuanya terkesan beruntun sehingga kadang tidak ada kata “istirahat”. Hal ini membuat kita kehilangan waktu untuk bersantai akhirnya timbul perasaan lelah secara emosional. Selanjutnya kita menemukan kesulitan menjalani kehidupan terutama menjaga emosional kita. Padahal kesehatan mental yang baik terlihat dari bagaimana kita bisa mengendalikan emosi yang ada pada diri kita.

Ada pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. Lalu bagaimana agar mental kita tetap sehat ? Untuk itu, beberapa langkah yang dapat kita terapkan untuk menjaga kesehatan mental kita.
1. Katakan hal-postif pada diri sendiri
Sudut pandang positif, dapat meningkatkan motivasi dan harga diri sendiri. Sebaliknya jika kita selalu berfikir negatif tentunya mempengaruhi kondisi perasaan.
2. Luapkan emosi dengan menulis jurnal
Jurnal menjadi media untuk mengeksplorasi pikiran dan perasaan terhadap momen yang kita hadapi. Hal ini bisa kita lakukan secara konsisten, jurnal hanya untuk tditulis dan dibaca kamu. Setelah melakukan hal tersebut, emosimu akan tersampaikan.
3. Olahraga
Luangkanlah waktu untuk berolahraga, setidaknya sekali atau duakali seminggu agar tetap sehat dan produktif menjalani aktivitas.
4. Bersenang senang atau healing
Carilah hal baru positif, atau lakukan kebiasaan baik yang membuatmu melupakan kepenatan. Nikmatilah waktu ketika kamu sendiri dan berusahalah untuk santai menikmati waktumu
5. Mengembangkan hobi
Hobi merupakan kegiatan yang dilakukan pada waktu luang dan dapat menenangkan pikiran seseorang. Aktivitas yang dilakukan dengan senang dapat menenangkan dan timbul perasaan bahagia.
6. Istirahat yang cukup
Hal yang sangat penting yaitu istirahat yang cukup, karena kita perlu beristirahat sejenak setelah melakukan berbagai kegiatan seharian. Batasi penggunaan gadget agar dapat berisitirahat dengan tenang.
7. Mengunjugi tenaga medis profesional
Ketika merasa tidak mampu menghadapi suatu masalah, segera konsultasikan dengan profesional.
Itulah tadi tips bagaimana menjaga kesehatan mental. Dengan menerapkan hal diatas kita bisa lebih mengenali diri kita sendiri. Mejaga kesehatan mental membantu kita untuk tetap hidup sejahtera dan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan. Selain kita juga tetap bisa bekerja produktif dan berkontribusi terhadap sekitar. Yuk jaga kesehatan mental kita, peka terhadap kondisi diri sendiri dengan keluarga atau sahabat. Ingat temui profesional jika membutuhkan penangan lebih lanjut.

Penulis : Tri Wulandari
Kesehatan Masyarakat 2019 Uin Alauddin Makassar

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cawe-Cawe Anak Muda dan Elnino Politik

15 Agustus 2023 - 12:38 WIB

Reinkarnasi Latto-latto : Sebuah Probabilitas dan Restriktif

13 Januari 2023 - 07:16 WIB

Sistem Proporsional Terbuka Atau Tertutup, Untung Siapa?

12 Januari 2023 - 14:49 WIB

Muda “BERANI’ Menjemput Pentas Politik

27 Desember 2022 - 07:04 WIB

Menuju Rakornas Solo, GenPi Membawa Kekuatan Baru

4 November 2022 - 09:46 WIB

Muhammad Jabbar di Mata Keluarga dan Sahabat

25 Juni 2022 - 17:23 WIB

Trending di Opini