Menu

Mode Gelap
 

Ekonomi & Bisnis · 22 Agu 2022 06:50 WIB ·

Bahan Bakar Solar Susah Diperoleh, Nelayan Maros Meradang


 Bahan Bakar Solar Susah Diperoleh, Nelayan Maros Meradang Perbesar

HarianMakassar.com, Maros – Sungguh miris nasib nelayan di Desa Pajukukang kecamatan Bontoa pasalnya harga kepiting yang sempat menembus angka Rp. 80.000/Kg sekarang hanya dibeli oleh pengumpul seharga Rp.13.000/Kg.

Menurut salah seorang nelayan yang tidak mau disebutkan namanya diwawancarai diatas kapalnya, minggu (21/08/2022) mengatakan nelayan kecil semakin susah untuk mencari nafkah dilaut. Harga kepiting yang sangat murah sementara bahan bakar solar sangat susah didapatkan

“Padahal ada dua SPBN yang beroperasi di desa Pajukukang, cuma yang jadi soal, operator yang menjadi penjaga di SPBN tidak melayani pembelian literan namun yang dilayani hanya nelayan besar pembeliannya per drum”, ungkapnya.

Sangat tidak masuk akal bagi nelayan kecil kalau yang dilayani hanya pembelian besar dan diluar kemampuannya untuk membeli satu drum

“Karena pendapatan kami dari hasil melaut sangat kecil. Saat ini demi bisa melaut kembali kami harus keluar ke SPBU di Tambua yang jaraknya kurang lebih 15 kilo meter dari Pajukukang. Maka dari itu kami butuh perhatian pemerintah kabupaten dalam menyelesaikan persoalan ini agar kami bisa membeli langsung ke SPBN”, harapnya.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setelah 5 Tahun Tidak Beroperasi, Ditangan Andi Sudirman Kembali Operasikan Bandara Bone

28 November 2022 - 12:45 WIB

Geliatkan Ekonomi Melalui UMKM, Jambore PKK Sulsel Dirangkaikan Expo UMKM

24 November 2022 - 13:48 WIB

Fasilitas Setara Hotel, Mess Andalan Malino Dorong Peningkatan Ekonomi dan Wisata Malino

5 November 2022 - 07:21 WIB

Gubernur Lepas Ekspor Komoditi Andalan Sulsel ke 10 Negara Senilai Rp66,43 M

17 Oktober 2022 - 10:30 WIB

MTF Market Volume 4 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Usulkan Masuk Kalender Event

6 Oktober 2022 - 09:41 WIB

Hobby Memancing, Cafe Terapung Poko Nipa Bisa Menjadi Alternatif

26 September 2022 - 07:49 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis